|
Wednesday, June 10. 2015
Tidak terlalu sulit untuk menuju Köln jika kita sedang berada di Bonn. Jarak tempuh yang tidak begitu jauh serta tiket kereta yang tidak terlalu mahal menjadikan Köln sebagai salah satu tujuan perjalanan di sekitar Bonn.
Foto: Goethe-Institut Indonesien/Wilton Djaya

Ketika saya belajar bahasa Jerman di Bonn, selain Düselldorf dan Koblenz; Köln
adalah salah satu tempat tujuan ekskursi yang diorganisir oleh Goethe-Institut
Bonn.
Jamak diketahui bahwa Köln terkenal dengan Kölner Dom yang bangunannya
mengadopsi arsitektur gotik. Ciri khas lainnya yaitu bentuk menara yang runcing
dan berbentuk kerucut. Pembangunan Kölner Dom memakan waktu selama enam abad
dan selesai pada tahun 1880. Tahun 1996 Kölner Dom dinobatkan sebagai situs
warisan dunia oleh UNESCO dan dikunjungi setiap harinya oleh orang dari segala
penjuru dunia.
Untuk mencapai Kölner Dom, saya menumpang kereta dari Bonn Hauptbahnhof yang
lama perjalanannya kurang lebih 30 menit menuju Köln Hauptbahnhof. Letak Kölner
Dom sendiri persis di depan Köln Hauptbahnhof, jadi ketika saya keluar dari
stasiun kereta, saya bisa langsung menikmati kemegahan Kölner Dom.
Hari itu, pengunjung begitu ramai, mungkin karena sedang musim panas dan
waktunya adalah akhir pekan, sehingga untuk masuk ke dalam Kölner Dom pun
pengunjung harus antri dan agak berdesak-desakan. Saya sebenarnya tidak terlalu
menikmati karena padatanya orang yang memenuhi ruang dalam Kölner Dom. Saya pun
memutuskan untuk keluar dan melihat-lihat beberapa atraksi dari seniman jalanan
yang tampil di halaman sekitar Kölner Dom.
Tidak jauh dari Kölner Dom terdapat Hohenzollernbrücke. Jembatan yang
menghubungkan sisi barat dan timur kota Köln ini pun menjadi salah satu ikon
pariwisata kota Köln. Menariknya, di sepanjang pagar jembatan ini terdapat
ribuan gembok. Gembok-gembok tersebut dipasang oleh pasangan-pasangan kekasih
yang berharap cinta mereka tetap abadi.
Seperti sepasang kekasih, Kölner Dom dan Hohenzollernbrücke adalah perpaduan
yang menarik. Banyak pelancong yang mengabadikan momen-momen wisata mereka
melalui foto dengan latar belakang gereja katedral dan jembatan tersebut.
-Wilton Djaya-
(http://blog.goethe.de/lajuman/archives/103-Sketsa-dari-Koeln.html)


