|
Kota Sorong adalah sebuah kota di Provinsi Papua Barat, Indonesia. Kota ini dikenal dengan sebutan kota minyak.
Kota sorong adalah sebuah kota yang menyimpan banyak hal yang menakjubkan. Keindahan alamnya pun sungguh sangat beragam dan menjadi suatu tantangan untuk dapat menjelajahi dan mengeksplornya. Mungkin sudah banyak saudara-saudariku di kota sorong ini yang telah merasakan sendiri bagaimana kekuasaan Tuhan yang telah diturunkan untuk tanah Papua ini, khususnya di Kota Sorong. Namun, aku hanya ingin berbagi sedikit cerita untuk teman-teman, dan saudara-saudariku di seluruh penjuru Nusantara bahkan seluruh dunia, tentang betapa apiknya kehidupan di kota Sorong.
Tidak sedikit pula yang beranggapan bahwa Papua itu masih primitive, masih dianggap remeh, dsb. Aku bahkan pernah ditanya oleh rekan olimpiadeku sewaktu di Jakarta, “Kalian di sana pake baju? Ada TV ngga? Dsb….” Aku sangat terkejut mendengar pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan olehnya. Mungkin sudah banyak pula, yang pernah merasakan ditanyai pertanyaan-pertanyaan macam itu ketika berlibur, melanjutkan sekolah, dsb. Menurutku itu pertanyaan yang sangat aneh dan kurang cerdas sebagai orang Indonesia yang mengakui “Bhinneka Tunggal Ika”. Awalnya, aku cukup tersindir. Meski aku bukan orang papua asli, namun aku lahir di kota Sorong. Aku sudah menganggap kota Sorong ini adalah kampung halamanku. Kota yang sudah membesarkan aku dari aku masih bayi sampai saat ini. Lalu, dengan lugas, akupun menjawab, “Lho, emang kamu kemana aja? Hari gini kok nggak tau perkembangan papua seperti apa?. Di papua, khususnya di kota Sorong, perkembangannya cukup pesat, dari bidang pemerintahannya sampai ekonomi. Disana, polusinya jarang, tidak seperti kota-kota besar kayak Jakarta. Dan yang terpenting, tidak ada macet-macetan. Di sana pohon-pohonnya banyak dan suasananya masih hijau. Disana pun ada mall dan supermarket-supermarket besar. Bahkan, teman-temanku yang pindah sekolah dari daerah Jawa ke kota Sorong, terkejut melihat indahnya kota Sorong. Pokoknya kota Sorong itu tidak seperti yang ada di pikiranmu deh….” Dia pun tesipu, dan mengangguk-angguk.
Di kota Sorong ini, dapat di temui orang dari suku manapun. Dari Sabang sampai Merauke deh….. Makanya tidak heran kalau kami yang berdomisili disini tahu berbagai daerah di Nusantara, dan wawasan kami pun luas tentang daerah-daerah yang ada di nusantara ini. Sebenarnya yang disebut “Bhinneka Tunggal Ika” ada di kota Sorong ini. Kami bersatu di satu daerah ini meski dari berbagai Nusantara. Yang mempersatukan kami adalah bahasa nasional kita, bahasa Indonesia, meski di tambah logat khas Papua, itu yang membuat kami lebih memahami satu dengan yang lain.
Di kota Sorong ini, cukup banyak tempat yang bisa kamu kunjungi. Yakni tempat wisata, Beberapa kawasan wisata adalah taman rekreasi pantai Tanjung Kasuari dengan pesona pasir putihnya, termasuk kawasan pantai pada Pulau Raam, Pulau Soop dan Pulau Doom yang keren-keren abis, sebenarnya sih masih ada segudang objek wisata yang dimiliki kota Sorong, tapi aku tak sanggup menyebutnya satu-satu. Lalu, ada berbagai macam tempat berbelanja, dari Mall hinggal pasar-pasar tradisional. Dan masih banyak lagi hal-hal yang menarik di kota Sorong.
Tidak sedikit pula yang beranggapan bahwa Papua itu masih primitive, masih dianggap remeh, dsb. Aku bahkan pernah ditanya oleh rekan olimpiadeku sewaktu di Jakarta, “Kalian di sana pake baju? Ada TV ngga? Dsb….” Aku sangat terkejut mendengar pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan olehnya. Mungkin sudah banyak pula, yang pernah merasakan ditanyai pertanyaan-pertanyaan macam itu ketika berlibur, melanjutkan sekolah, dsb. Menurutku itu pertanyaan yang sangat aneh dan kurang cerdas sebagai orang Indonesia yang mengakui “Bhinneka Tunggal Ika”. Awalnya, aku cukup tersindir. Meski aku bukan orang papua asli, namun aku lahir di kota Sorong. Aku sudah menganggap kota Sorong ini adalah kampung halamanku. Kota yang sudah membesarkan aku dari aku masih bayi sampai saat ini. Lalu, dengan lugas, akupun menjawab, “Lho, emang kamu kemana aja? Hari gini kok nggak tau perkembangan papua seperti apa?. Di papua, khususnya di kota Sorong, perkembangannya cukup pesat, dari bidang pemerintahannya sampai ekonomi. Disana, polusinya jarang, tidak seperti kota-kota besar kayak Jakarta. Dan yang terpenting, tidak ada macet-macetan. Di sana pohon-pohonnya banyak dan suasananya masih hijau. Disana pun ada mall dan supermarket-supermarket besar. Bahkan, teman-temanku yang pindah sekolah dari daerah Jawa ke kota Sorong, terkejut melihat indahnya kota Sorong. Pokoknya kota Sorong itu tidak seperti yang ada di pikiranmu deh….” Dia pun tesipu, dan mengangguk-angguk.
Di kota Sorong ini, dapat di temui orang dari suku manapun. Dari Sabang sampai Merauke deh….. Makanya tidak heran kalau kami yang berdomisili disini tahu berbagai daerah di Nusantara, dan wawasan kami pun luas tentang daerah-daerah yang ada di nusantara ini. Sebenarnya yang disebut “Bhinneka Tunggal Ika” ada di kota Sorong ini. Kami bersatu di satu daerah ini meski dari berbagai Nusantara. Yang mempersatukan kami adalah bahasa nasional kita, bahasa Indonesia, meski di tambah logat khas Papua, itu yang membuat kami lebih memahami satu dengan yang lain.
Di kota Sorong ini, cukup banyak tempat yang bisa kamu kunjungi. Yakni tempat wisata, Beberapa kawasan wisata adalah taman rekreasi pantai Tanjung Kasuari dengan pesona pasir putihnya, termasuk kawasan pantai pada Pulau Raam, Pulau Soop dan Pulau Doom yang keren-keren abis, sebenarnya sih masih ada segudang objek wisata yang dimiliki kota Sorong, tapi aku tak sanggup menyebutnya satu-satu. Lalu, ada berbagai macam tempat berbelanja, dari Mall hinggal pasar-pasar tradisional. Dan masih banyak lagi hal-hal yang menarik di kota Sorong.
Nah, kalau kamu ada di Sorong, jangan sampai lupa mencoba yang namanya Papeda, makanan tradisional papua ini rasanya sungguh lezat. Tapi bagi kamu yang belum pernah mencoba, pasti akan canggung untuk memakannya. Di Papua pun memiliki sejuta kekayaan budaya, salah satunya baju batik khas Papuanya yang memiliki warna yang tegas dan kontras serta motif khas Papua banget, yakni cendrawasih dan alat perang suku yang ada di Papua. Aku pun cukup senang tinggal disini ketimbang tinggal di daerah lain, dan bergaul dengan teman-temanku yang asli dari Papua. Mereka cukup menyenangkan dan sering membuat aku tertawa terbahak-bahak jikalau mereka menceritakan beberapa Mop lengkap dengan logat khas Papuanya. Mop adalah sebuah cerita lelucon yang dibawakan dengan gaya yang kocak, yang pasti akan membuat kita tertawa terbahak-bahak.
Sebenarnya masih banyak pesona yang ada di kota Sorong, tapi, mungkin hanya sekian yang dapat aku sampaikan. Semoga bermanfaat dan selamat mengeksplor salah satu kekayaan Nusantara ini…….
Jika ada yang ingin kamu tambahkan atau tanyakan, please leave your comment. Thank U….^^
